Potensi Sumber Daya Manusia
Sumber daya manusia di indonesia memiliki keunggulan dari sisi jumlah penduduk dan tenaga kerja. Namun indonesia juga memiliki kekurangan dari sisi kualitas dan sumber daya manusianya. Sumber daya manusia menjadi modal yang sangat penting dalam pembangunan, potensi sumber daya manusia terdiri dari jumlah penduduk dan tenaga kerja.
A. Jumlah penduduk
Berdasarkan data kependudukan dunia (World Population Data Sheet 2013) jumlah penduduk indonesia menempati keurutan keempat di dunia setelah china, india, dan amerika serikat. Jumlah penduduk indonesia mencapai 249 juta jiwa. Jumlah penduduk indonesia yang besar membuat indonesia tidak kekurangan tenaga kerja khususnya untuk industri. Selain itu, banyaknya jumlah penduduk di suatu negara membuat keuntungan yaitu sebagai sumber tenaga kerja bagi pembangunan dan sebagai pasar bagi produk-produk yang dihasilkan oleh perusahaan atau industri.
![]() |
| Total jumlah penduduk menurut world population data sheet 2015 |
B. Tenaga kerja
Tenaga kerja adalah penduduk usia 15 tahun ke atas yang sedang bekerja, seseorang yang memiliki perkerjaan namun sementara tidak bekerja, seseorang yang tidak memiliki pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan dikategorikan bekerja. Angkatan kerja (labor force) adalah mereka yang sedang bekerja dan pengangguran. Tenaga kerja dapat dibedakan menjadi dua yaitu angkatan kerja dan bukan angkatan kerja. Angkatan kerja terdiri dari golongan yang bekerja, golongan yang menganggur dan mencari pekerjaan. Bukan angkatan kerja terdiri dari golongan yang bersekolah, golongan yang mengurus rumah tangga dan lain-lain.
Berdasarkan data dari kementerian tenaga kerja dan transmigrasi di tahun 2013, indonesia memiliki penduduk berusia 15 tahun ke atas sebesar 176.662.097 orang. Jumlah angkatan kerjanya mencapai 118.192.778 orang dengan tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) mencapai 66,9%
Kepala BPS Suryamin mengatakan, angkatan kerja Indonesia pada bulan kedua, bertambah sebanyak 128,3 juta orang atau meningkat 6,4 juta orang dibanding Agustus 2014. Sedangkan dibanding Februari tahun lalu, bertambah sebanyak 3 juta orang.Tetapi itu belum maksimal karena jumlah pengangguran di indonesia masih cukup tinggi. itu ditunjukkan oleh angka pengangguran di indonesia yang semakin tinggi. (menurut data Badan pusat statistik pada bulan Febuari 2014 - Febuari 2015 jumlah Pengagguran di indonesia meningkat sebanyak 300 ribu orang, sehingga total jumlah pengangguran di indonesia mencapai 7,45 orang.)
Bagian terbesar dari tenaga kerja Indonesia masih bekerja pada sektor
primer yang langsung memanfaatkan sumber daya alam yaitu sebanyak 39.489.021 orang
atau 35,64%. Pada tahun 2003, sektor sekunder menyumbang 19,08 persen terhadap PDB dan pada tahun 2010 mencapai 35,8%. lalu sektor tersier meningkat dari 37,29% pada tahun 1983 menjadi 37,62% pada tahun 2010
Kepala BPS Suryamin mengatakan, angkatan kerja Indonesia pada bulan kedua, bertambah sebanyak 128,3 juta orang atau meningkat 6,4 juta orang dibanding Agustus 2014. Sedangkan dibanding Februari tahun lalu, bertambah sebanyak 3 juta orang.Tetapi itu belum maksimal karena jumlah pengangguran di indonesia masih cukup tinggi. itu ditunjukkan oleh angka pengangguran di indonesia yang semakin tinggi. (menurut data Badan pusat statistik pada bulan Febuari 2014 - Febuari 2015 jumlah Pengagguran di indonesia meningkat sebanyak 300 ribu orang, sehingga total jumlah pengangguran di indonesia mencapai 7,45 orang.)
"Hal ini berbanding terbalik dengan angka pengangguran yang bertambah 300 ribu orang. Sehingga total pengangguran mencapai 7,45 juta orang pada Februari 2015 dari realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 7,15 juta orang," katanya di Jakarta, Selasa (5/5/2015)
Bagian terbesar dari tenaga kerja Indonesia masih bekerja pada sektor
primer yang langsung memanfaatkan sumber daya alam yaitu sebanyak 39.489.021 orang
atau 35,64%. Pada tahun 2003, sektor sekunder menyumbang 19,08 persen terhadap PDB dan pada tahun 2010 mencapai 35,8%. lalu sektor tersier meningkat dari 37,29% pada tahun 1983 menjadi 37,62% pada tahun 2010
By: Rahman


Komentar
Posting Komentar